Search

Apa penyebab Nusantara dikuasai bangsa Eropa di abad XV adalah?

Pada abad XV bangsa-bangsa Eropa mencoba menguasai wilayah Nusantara karena besarnya potensi alam. Setelah Portugis dan Spanyol, Belanda datang di wilayah Nusantara dan berhasil menguasai sektor maritim. Sistem keamanan dan kedaulatan perairan belum ada sehingga bangsa asing bebas masuk ke wilayah Nusantara.

Kapan kejayaan maritim nusantara mulai bangkit, dan apa upaya yang perlu dilakukan saat in?

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan Mataram, serta kerajaan-kerajaan Islam seperti Samudera Pasai dan Demak menandai masa keemasan pada bidang maritim di Nusantara. Sebuah relief kapal di dinding candi Borobudur menjadi bukti kejayaan maritim masa itu.

Kerajaan besar di Indonesia pada masa lalu telah membuktikan kejayaannya sebagai kerajaan yang berbasis maritim. Kerajaan Sriwijaya menggunakan tradisi diplomasi. Kerajaan ini memiliki armada laut kuat sehingga mampu mencapai wilayah yang berjarak jauh. Kapal bajak laut dimanfaatkan untuk mengamankan jalur perdagangan dengan perjanjian khusus. Adapun Kerajaan Majapahit menjalankan tindakan tegas terhadap perompak. Upaya yang dapat dilakukan pada masa kini yaitu menyusun strategi kemaritiman yang berwawasan Nusantara dan bertaraf internasional. Saat ini Indonesia telah menjadi satu kesatuan sehingga perlu rencana komprehensif.

Mengapa jalur laut di anggap lebih efektif?

Jalur laut dianggap lebih efektif dari jalur darat. Kapal-kapal niaga mudah melakukan bongkar muat barang di pelabuhan. Selain itu, jalur laut adalah dinilai lebih cepat dan mampu mengangkut lebih banyak muatan dibanding jalur darat. Besar biaya operasional tergantung besarnya muatan dan jarak tempuh. Cuaca di perairan laut kadang berbahaya seperti badai dan gelombang tinggi.

Apa inti UNCLOS 1982 tentang konsep negara kepulauan?

Indonesia memperjuangkan konsep negara kepulauan dengan mengeluarkan Deklarasi Juanda. Perjuangan ini perlu dilakukan agar tidak ada laut bebas di antara pulau-pulau di wilayah Indonesia. Indonesia terus berupaya agar konsep negara kepulauan diterima negara-negara di dunia. Konsep ini disetujui PBB pada Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS ) 1982 yang diratifikasi dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985. Dengan diterimanya konsep negara kepulauan, luas wilayah laut Indonesia bertambah hingga 2,5 kali. Laut bebas antara pulau-pulau tidak ada lagi.