Apa formasi player 5 vs 5 MOBA yang tepat adalah?

Dalam permainan MOBA 5 vs 5, tiap pemain wajib memiliki kerjasama dan koordinasi dengan player satu tim untuk memenangkan pertandingan. Masing masing pemain dalam tim juga wajib memilih dan memainkan hero sesuai role nya. Formasi umum player MOBA adalah:
  1. Tank / Support
  2. Marksman (MM)
  3. Mage
  4. Fighter
  5. Assassin

Tank

Pemain Tank dari awal permainan hingga akhir permainan lebih fokus  pada build-up item shield atau membangun item-item perisai. Hal ini dikarenakan player tank akan bertugas sebagai pembuka serangan saat war serta meng-cover pemain timnya, sehingga damage yang diterima akan lebih banyak dibandingkan dengan pemain lain. Jadi tank wajib memperkirakan seberapa besar damage yang bisa ia terima dan seberapa lama tank tersebut mampu bertahan menahan damage tadi. Sementara shield yang dibangun harus menyesuaikan role hero apa saja yang digunakan pemain lawan. Sebagai contoh apabila pemain lawan menggunakan 2 hero berkemampuan magi, maka tank membutuhkan lebih banyak shield magi dengan tidak melupakan perisai physical (fisik). 

Shield magical adalah shield di mana berfungsi menahan damage dari hero-hero mage, dikarenakan umunya hero-hero magi memiliki kemampuan spell atau mantra di mana menimbulkan damage secara magic. Berbeda lagi dengan Shield physical adalah perisai di mana berfungsi menahan damage dari hero physical atau hero dengan kemampuan serangan fisik. Terlalu banyak shield physical maka tank akan lebih mudah dibunuh oleh hero-hero berkemampuan magical, begitu juga jika terlalu banyak shield magical maka tank akan mudah mati diserang hero dengan physical damage.

Itulah mengapa hero tank pada MOBA wajib memperhitungkan seberapa banyak item shield yang mereka pakai dan seberapa efektif item tersebut menahan serangan musuh dengan menyesuaikan hero apa saja yang digunakan lawan. Sebagai contoh dalam MOBA Mobile Legends, admin plengdut.com sering kebagian role tank, dan yang paling sering admin gunakan adalah Hylos. Untuk build item Hylos, admin sering memperhatikan formasi pemain lawan, di mana bila tim musuh menggunakan lebih dari satu hero berkemampuan mage, maka admin akan menggunakan setidaknya 2 item shield di mana bisa meredam damage magical, jika hanya satu hero magical yang digunakan musuh, maka admin akan menggunakan cukup 1 magical shield.
Itulah mengapa hero tank pada MOBA wajib memperhitungkan seberapa banyak item shield yang mereka pakai dan seberapa efektif item tersebut menahan serangan musuh dengan menyesuaikan hero apa saja yang digunakan lawan. Sebagai contoh dalam MOBA Mobile Legends, admin plengdut.com sering kebagian role tank, dan yang paling sering admin gunakan adalah Hylos. Untuk build item Hylos, admin sering memperhatikan formasi pemain lawan, di mana bila tim musuh menggunakan lebih dari satu hero berkemampuan mage, maka admin akan menggunakan setidaknya 2 item shield di mana bisa meredam damage magical, jika hanya satu hero magical yang digunakan musuh, maka admin akan menggunakan cukup 1 magical shield.

Damage tank tidaklah begitu besar dibanding hero-hero tipe lainnya, karena fungsi utama tank memang sebagai penahan serangan, sehingga tank sebaiknya selalu berjalan berkelompok atau minimal bersamaan dengan kawan satu tim. Contoh umum adalah tank bersama marksman atau mage yang mempunya jarak serang (range), dikarenakan saat kedua hero ini berjalan bersamaan dan mendadak ada serangan tim lawan, maka tank mampu menahan serangan sembari hero mm maupun mage tadi membantu menyerang dari jarak tertentu. Akan tetapi wajib di waspadai juga, dikarenakan tim musuh lebih memilih menyerang mm maupun mage terlebih dahulu ketimbang menyerang tank.

Marksman

Pemain Marksman (MM) adalah pemain dengan serangan jarak jauh dan sering di sebut sebagai pemegang kunci late game atau pemain di mana semakin kuat di pertandingan yang berlangsung lama. Marksman di awal game merupakan hero paling lemah dan paling mudah dibunuh karena umumnya memiliki hp rendah serta serangan di mana tidak terlalu menyakitkan akibat serangan tembak atau range yang masih lambat. Dengan bantuan item dan leveling, marksman akan menjadi semakin kuat dan cepat di akhir permainan atau permainan yang berlangsung lama.

Berbeda dengan tank, walaupun selalu telat dalam leveling namun tank mampu menahan serangan sehingga di awal permainan MOBA tetap bisa bertahan. Sedangkan pemain mm wajib memiliki kemampuan farming yang cepat untuk melengkapi item dan leveling. MM dan tank paling cocok bersamaan pada awal game, dikarenakan tank bisa membantu marksman dalam farming melawan monster di hutan, sehingga mm akan lebih cepat dalam menaikan level dan membeli item. Karena MM merupakan hero range atau penyerang jarak jauh, maka untuk memainkan MM wajib menghindari serangan jarak dekat, itulah mengapa saat farming jungle, tank akan lebih efektif membantu marksman dalam farming.

Mage

Pemain mage adalah pemain hero-hero type magical, di mana umumnya pemain magical memiliki kecepatan jari dalam melakukan combo spell. Magic hero pada MOBA apapun paling banyak di dominasi oleh hero-hero range (jarak jauh) walaupun ada juga hero magical dengan serangan jarak dekat. Contohnya seperti Karina dalam MOBA ML, walaupun tipe magical namun merupakan hero jarak dekat. Ada juga perpaduan range dan malee seperti Storm Spirit dalam MOBA DoTA 2 dengan jarak tembak namun untuk melakukan ulti atau skil lainnya harus jarak dekat serta kecepatan lari dari war layaknya hero tipe asassin. 

Mage range paling lemah jika diserang hero physical dari jarak dekat (sama seperti MM) serta adanya hero-hero disabler atau hero-hero yang mampu melakukan silent agar magical hero tidak bisa mengeluarkan spell mereka. Kecepatan gerak magi juga umumnya sangat lambat sehingga mudah dikejar musuh dan membutuhkan item-item pelarian dari war. Awal juga akhir pertandingan, magical damage hero magi termasuk wajib diperhitungkan dikarenakan memiliki efek damage cukup besar apalagi jika player mage memiliki kecepatan combo serta kita tidak menggunakan magical defense (shield) maka tim akan mudah dikalahkan.

Fighter

Pemain fighter adalah pemain hero-hero tipe fighter, rata-rata fighter MOBA di dominasi oleh malee atau petarung jarang dekat, sehingga player fighter dituntut berani maju bertarung saat team fight, tidak menjaga jarak, dan cepat dalam farming untuk kebetuhan pemenuhan item serta leveling. Fighter memiliki serangan cepat dan kebanyakan berkemampuan physical damage, namun lemah terhadap tipe serangan magical, sehingga kebutuhan shield magical perlu dipertimbangkan walaupun kebanyakan pemain fighter lebih memilih menggunakan item-item yang bisa meregenerasi hp saat menyerang.

Assassin

Pemain assassin memiliki tingkat damage tinggi dan kecepatan keluar dari war dengan cepat. Namun hp assassin rendah, sehingga di awal game, beberapa game MOBA seperti mobile legends memberikan tips agar hero-hero assassin pada awal pertandingan tidak berhadapan langsung dengan hero-hero tank karena akan mudah terbunuh. Farming juga menjadi cara efektif untuk memperkuat skill assassin agar lebih cepat mendapatkan item yang sesuai serta leveling.

Keberadaaan tank dalam tim bisa diganti juga dengan support, tetapi kebanyakan tim lebih memilih tank daripada support. Jika dalam satu tim keberadaan hero-hero sesuai role tadi telah terpenuhi, ada yang tidak kalah penting yaitu kekompakan tim. Sebagai contoh dalam war, pembuka di dahului oleh tank disertai dengan tim lainnya yang menyerang membantu tank, jika MM atau Magi tidak ikut dalam war, maka resiko serangan gagal juga akan terjadi dikarenakan tidak ada penyerang jarak jauh.
Begitu juga dalam satu tim jika terdapat 2 mm dan 2 magi serta satu fighter, maka tim tersebut akan mudah dibantai pada awal pertandingan dikarenakan tidak ada hero peredam serangan musuh. Beda lagi dengan tim pro, pemilihan hero yang dilakukan tim pro biasanya lebih memperhatikan hero pilihan musuh. Biasanya selain memperhatikan formasi role pemain, tim yang sudah pro juga melihat hero pilihan lawan bisa diatasi oleh hero apa dan bagaimana menutupi kelemahan her-hero tim mereka.

Disabler & Stoper

Untuk permainan sekelas DoTA, peran disabler maupun stoper sangat dibutuhkan. Begitu juga dengan game moba lainnya. Tim yang memiliki formasi hero dengan skill skill tersebut akan lebih mudah memenangkan sebuah war MOBA.

Disabler adalah hero-hero dengan kemampuan silent atau kemampuan membuat bisu tim musuh sehingga tim lawan tidak mampu mengeluarkan kemampuan mereka dalam beberapa detik. Disaat itulah musuh jadi mudah dihabisi dalam war yang berlangsung.

Stoper adalah hero-hero dengan kemampuan stun atau memiliki kelebihan menghentikan gerakan lawan untuk beberapa saat. Pada DoTA, Sven dan Tiny merupakan contoh hero stoper yang cukup tangguh dikarenakan memiliki kemampuan stun area, sehingga seluruh musuh yang masuk dalam area skill mereka bisa di stun secara bersamaan agar lebih mudah dikalahkan.

Seiring dengan perkembangan MOBA, banyak kreasi hero-hero MOBA dengan kemampuan selain disabler dan stoper, sebagai contoh kemampuan crowd control. Crowd control (CC) adalah kemampuan untuk menghalau, menahan, atau mengendalikan pergerakan musuh secara masal untuk sesaat. Sebagai contoh kemampuan Ruby dalam ML yang mampu menarik musuh bersamaan atau kemampuan Vexana yang mampu mengacak pergerakan formasi musuh yang mendekatinya. 

Kemampuan-kemampuan tersebut sangat berguna dalam formasi war, terutama saat menghadapi hero-hero carry dengan item atau kemampuan pemulihan hp. Sebagai contoh serangan Alucard Mobile Legends, selama hero ini terus menyerang maka hp akan teregenerasi secara terus menerus, dengan menyerang menggunakan stun maka Alucard akan lebih mudah dibantai. Begitu juga kemampuan silent hero jika dipadukan dengan stun maka tim tersebut akan sangat mudah memenangkan war.

Jika kesemuanya telah terpenuhi maka satu kunci yang super penting adalah "kekompakan team". Selama ada pemain musuh yang terbunuh saat war namun bukan kalian yang membunuhnya, jangan ada istilah "nyampah" dikarenakan semuanya adalah hasil kerjasama team, ada yang sebagai penahan serangan, ada disabler, ada bagian eksekutor, ada crowd control dan lain sebagainya. Semakin kalian mem bully team sendiri maka formasi team kalian akan mudah dikalahkan karena untrust anatara pemain, berbeda lagi jika kalian tetap kompak maka mental bertarung akan semakin baik.